SERANG||Globalposnews.com – Press Rilis Akhir Tahun Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengungkapkan capaian kinerja sepanjang 2025.

Dalam kegiatan rilis akhir tahun yang digelar di Gedung Gawe Kuta Baluwarti, Mapolda Banten, Jumat (26/12/2025).

Rilis tersebut dipimpin langsung Kapolda Banten Irjen Pol Hengki dan dihadiri Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, perwakilan Pemerintah Provinsi Banten, Korem 064/Maulana Yusuf, Kejaksaan Tinggi Banten, serta sejumlah wartawan dari media cetak, elektronik, dan daring.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan, sepanjang 2025 Polda Banten terus melakukan transformasi menuju Polri Presisi dengan menitikberatkan pada penegakan hukum yang profesional serta peningkatan pelayanan publik yang humanis.

Upaya ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri,ujar Hengki.

Saat ini, jumlah personel Polda Banten tercatat sebanyak 7.843 orang dengan rasio polisi dan masyarakat sebesar 1:1.026. Artinya, satu anggota Polri melayani sekitar 1.026 warga.
Dalam mendukung program Asta Cita Presiden, khususnya di bidang ketahanan pangan, Polda Banten melaksanakan sejumlah program strategis, antara lain penanaman jagung, gerakan pangan murah Polri, pendistribusian beras SPHP, serta Program Makan Bergizi Gratis melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Target lahan ketahanan pangan seluas 2.500 hektare yang ditetapkan Mabes Polri berhasil dilampaui dengan realisasi mencapai 3.388,2 hektare. Sementara itu, realisasi tanam jagung mencapai 2.863 ton dengan hasil panen yang diserap Bulog Banten sebesar 103,8 persen atau sebanyak 2.974,049 ton.

Hingga akhir 2025, Polda Banten telah membangun 16 unit SPPG yang melayani 172 sekolah dengan total penerima manfaat sebanyak 41.031 siswa. Selain itu, sebanyak 47 unit SPPG tambahan tengah dibangun dan ditargetkan rampung pada Januari 2026, sehingga total SPPG menjadi 63 unit dengan sasaran lebih dari 100.000 penerima manfaat.
Di bidang pembinaan masyarakat, Polda Banten menjalankan sejumlah program unggulan, di antaranya DIMTAQ (Disiplin, Iman, dan Taqwa), POLITAN (Polisi Peduli Pengangguran), serta POLDIK (Polisi Peduli Pendidikan). Sepanjang 2025, program POLDIK tercatat dilaksanakan sebanyak 910 kegiatan di sekolah, madrasah, dan pondok pesantren.
Pada aspek penegakan hukum, jumlah tindak pidana di wilayah hukum Polda Banten selama 2025 tercatat sebanyak 6.995 kasus atau meningkat sekitar 2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kejahatan konvensional mengalami penurunan, sedangkan kejahatan transaksional mengalami peningkatan.
Selain itu, Polda Banten juga mencatat peningkatan pengungkapan kasus kejahatan khusus, termasuk tindak pidana korupsi, perlindungan konsumen, pertambangan ilegal, serta kejahatan berbasis teknologi informasi.

Di sektor lalu lintas, jumlah kecelakaan tercatat sebanyak 2.179 kejadian atau meningkat 9 persen dibandingkan 2024. Meski demikian, angka korban meninggal dunia justru menurun dari 673 orang menjadi 485 orang.

Menutup pemaparannya, Kapolda Banten menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila dalam pelaksanaan tugas kepolisian masih terdapat kekurangan.

Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat demi terwujudnya Banten yang aman dan sejahtera,” kata Hengki.

Sumber: Bid Humas Polda Banten/Red

About The Author