Ciamis || Globalposnews.com – Komandan Distrik Militer (Dandim) 0613 Ciamis, Letkol Inf Afiid Cahyono, mengungkapkan rasa terkejut dan keprihatinannya terkait laporan adanya dugaan pungutan liar (pungli) dalam program bantuan pemerintah. Hal ini disampaikan Afiid dalam wawancara usai meluncurkan program Makan Bergizi Gratis di Ciamis, Senin (13/1/2025).
Program bantuan pemerintah, menurut Afiid, sejatinya bersifat gratis tanpa pungutan apapun. “Saya benar-benar terkaget-kaget saat mendapat laporan ini. Program yang tujuannya untuk kebaikan bersama justru dimanfaatkan oleh oknum tertentu. Kami sangat menyesalkan hal ini,” ujarnya.
Afiid menegaskan bahwa program bantuan ini dirancang untuk membantu masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan, termasuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kapolres untuk menelusuri dugaan pungli tersebut.
“Kami sedang bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengusut tuntas siapa saja yang terlibat. Tidak ada toleransi bagi pelaku pungli yang mencoreng tujuan mulia program ini,” tegasnya.
Kasus ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah, dan langkah tegas diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan pribadi dari bantuan yang seharusnya meringankan beban masyarakat.
Pewarta: Tegar
