RUU Desa Dibawa ke Paripurna Disahkan Jadi Inisiatif DPR

Jakarta, GLOBALPOSNEWS.COM – Badan Legislasi (Baleg) DPR menyetujui naskah Revisi Undang-Undang (RUU) Desa Nomor 16 Tahun 2014 dibawa ke rapat paripurna untuk disahkan menjadi inisiatif DPR.
Keputusan itu diambil dalam rapat pleno Panitia Kerja RUU Desa, Senin (3/7).

Wakil Ketua Baleg Achmad Baidowi alias Awiek menyatakan” seluruh fraksi setuju menjadikan RUU Desa menjadi usulan inisiatif DPR.

“Apakah rancangan revisi undang-undang desa dapat kita setujui?” tanya Awiek.
“Setuju,” sahut peserta rapat.
Adapun dua poin krusial yang disepakati dalam RUU itu ialah penambahan masa jabatan kepala desa yang awalnya enam menjadi sembilan tahun serta kenaikan dana desa sebesar 20 persen dari total dana transfer desa senilai Rp70 triliun di APBN.
Ditemui usai rapat, Awiek ingin draf RUU Desa bisa dibawa ke rapat paripurna terdekat dalam masa persidangan DPR ini.
Selanjutnya, dia berharap pemerintah segera mengirimkan surat presiden agar undang-undang tersebut bisa segera dibahas.
“Kita berharap pemerintah nanti segera mengirimkan surpres menanggapi surat dari DPR. Setelah itu, dibahas oleh Bamus AKD mana yang akan ditunjuk,” ujar dia.
Adapun revisi UU Desa ini dinilai penuh kepentingan politik karena dilakukan jelang Pemilu 2024. Pengamat Politik Universitas Andalas, Asrinaldi, mengatakan perpanjangan masa jabatan kepala desa tidak ada manfaatnya untuk masyarakat.

Selain itu, Analis Sosial Politik Universitas Negeri Jakarta, Ubedilah Badrun, menyatakan” masa jabatan kepala desa selama enam tahun sudah cukup Menurutnya, revisi UU Desa ini bisa memunculkan multi tafsir bahwa elite politik berusaha mendapatkan dukungan politik dari kepala desa, karena ada kepentingan ditahun politik bukan untuk kepentingan rakyat” paparnya. (Red)

Bagikan Artikel ini

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *