TANGERANG || Globalposnews.com – Pembangunan Drainase Pelaksana CV Ansori Konstruksi Diduga Asal Jadi
Dalam Pelaksanaan Pengerjaan Proyek Uditch di Perumahan Pondok Rejeki RW.05 Kelurahan Kutabaru Kecamatan Pasarkemis Kabupaten Tangerang.

Saat dilokasi proyek pembangunan drainase yang dikerjakan oleh CV Ansori Konstruksi, APBD Kabupaten Tangerang/TA 2025, Nilai anggaran: Rp.69.614.000 (Enam Puluh Sembilan Juta Enam Ratus Empat Belas Ribu Rupiah) Proyek yang diinisiasi oleh Pemerintah setempat ini (PL Kelurahan Kutabaru Kecamatan Pasarkemis) bertujuan untuk mengatasi masalah genangan air yang sering menghambat aktivitas warga, terutama saat musim hujan. Namun, belakangan ini muncul kekhawatiran dan kritik dari masyarakat terkait kualitas pekerjaan yang dinilai tidak sesuai dengan standar yang diharapkan, Rabu: 26/02/2025.

Beberapa warga setempat mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap proses pembangunan Drainase yang dinilai tergesa-gesa dan tidak memperhatikan detail teknis.

Seorang warga, Bapak (B) menuturkan, “Kami melihat pekerjaan ini seolah-olah dikerjakan terburu-buru dan asal-asalan, saat dilokasi terpantau dalam pengerjaan di gali langsung Uditc-h dipasang tanpa pemadatan dan pengamparan pasir juga pengurasan air, Banyak titik yang tidak rata dan saluran yang tampaknya kurang dalam, perapian pinggiran Uditc-h juga dengan menggunakan lumpur bekas galian.
“Kami khawatir jika hujan deras, drainase ini tidak akan mampu menampung air dengan baik.” Ucapnya.

Selain itu, ada pula laporan mengenai kurangnya pengawasan dari pihak terkait yang seharusnya memastikan bahwa proyek ini berjalan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan,
Salah satu aspek yang menjadi sorotan adalah material yang digunakan dalam konstruksi, Banyak warga mencurigai bahwa CV Ansori Konstruksi di duga menggunakan material yang tidak berkualitas.

Dalam sebuah wawancara, salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan” bahwa mereka sering kali menyoroti setiap pengerjaan proyek yang diduga menggunakan material yang lebih murah dan asal-asalan demi menekan biaya,
“Kami tahu ini tidak benar, tetapi kami hanya warga penerima manfaat tidak bisa berbuat apa-apa,” ujarnya.

Pernyataan ini tentu menimbulkan pertanyaan besar mengenai integritas dan tanggung jawab dari pihak kontraktor.
CV Ansori Konstruksi, sehingga Awak Media Globalposnews mencoba menggali informasi Aktual dengan mengkonfirmasi ke ke Lurah Kutabaru.

Saat dikonfirmasi lewat Whatapps Ma’mun Lurah Kutabaru” Belum di respon.”

Perihal tersebut cukup untuk menjadikan catatan hitam dalam pelaksanaan Pembangunan Saluran air (Drainase) demi memastikan warga dapat terhindar dari dampak banjir dan kekhawatiran warga yang sudah terlanjur meragukan kualitas pekerjaan yang tidak sesuai Spesifikasi dan asal-asalan.

Pemerintah Kabupaten Tangerang seharusnya melakukan evaluasi terhadap proyek ini untuk mencegah terjadinya masalah serupa di masa mendatang dan pentingnya pengawasan petugas PPTK dalam proses pelaksanaan pembangunan infrastruktur, serta Partisipasi aktif warga dalam pengawasan proyek, bisa menjadi langkah awal untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan anggaran dan pengabaian kualitas pekerjaan.

Belum ada pihak-pihak terkait yang bisa menambahkan informasi lanjut sehingga berita diterbitkan.

Pewarta: Agus kuncir

About The Author