TANGERANG || Globalposnews.com – Peningkatan Jalan Raya Kutabumi-Gelam yang diharapkan masyarakat sekitar berdampak keluhan berbagai elemen masyarakat dan menjadi sorotan aktivis juga Awak Media.

Pasalnya dalam Pelaksanaan pengerjaan Proyek Jalan bersumber Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang dengan nilai Anggaran Rp.1,452,000,000 (Satu miliar empat ratus lima puluh dua juta rupiah) APBD 2025. Pelaksana CV.ENDAH PRATIWI.

Saat dikonfirmasi pengawas lapangan Tri widias mengatakan” Kalau terkait mutu B Nol sudah sesuai dan tidak tertulis di RAB.” Ucapnya.

Sementara Pengawas dari konsultan kepada Wartawan Globalposnews menjelaskan” Untuk Beton Lc B nol dipakai Fc 8,3 MPA atau K 100 sudah sesuai untuk jalan yang dilalui kendaraan Motor atau sepeda listrik sedangkan untuk ukuran jarak besi tulang Dowel ke Dowel 5meter dari pelaksanaan proyek panjang 170 meter dan lebar 8 meter ketinggian Beton 25cm, untuk Lc B Nol ketinggian atau ketebalan 10cm” ungkapnya

Fakta dilapangan sangatlah beda dari jawaban klarifikasi kami saat dilokasi proyek yang ditemukan Lc B nol 4cm-6cm bervariasi sedangkan jarak Besi Dowel ke Dowel dipasang berkisar 6meter-7meter dan lagi proyek jalan Betonisasi Kutabumi-Gelam merupakan akses jalan yang sering dilalui oleh kendaraan Bus, Kontainer, Mobil Wingi Box dan kendaraan minibus ataupun angkot.

Belum lagi tampak keretakan di bagian bagan jalan, meskipun saat ini retakkan tersebut ditutupi dengan cairan Hotmix.

Adanya praktek-praktek dugaan kecurangan dalam pelaksanaan dan tidak sesuai spesifikasi disebabkan kurangnya pengawasan dari Dinas DBMSDA khususnya Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Belum ada informasi lanjut dari pihak-pihak terkait dalam pelaksanaan proyek jalan betonisasi di jalan raya Kutabumi-Gelam sehingga berita ini diterbitkan.

Pewarta: Agus kuncir

About The Author