Kab Tangerang||Globalposnews.com – Polsek Tigaraksa menerima kunjungan silaturahmi artis Pelawak Kondang Ajiz Gagap di dampingi pengasuh dan pembina Pondok Pesantren (Ponpes) Da’i Preneur Indonesia kyai Syahdan dan Ketua BPD Desa Tapos. Rabu. 01/07/2026.
Kedatangan rombongan tersebut bertujuan untuk menjalin sinergi dan meminta dukungan terkait rencana pembangunan kawasan ponpes berbasis ekonomi kreatif dan wisata di wilayah Kecamatan Tigaraksa. disambut langsung oleh Kapolsek Tigaraksa, AKP I Made Artana, S.H., M.H.
Kyai Syahdan menjelaskan bahwa Ponpes Da’i Preneur Indonesia akan dibangun di Kampung Tapos Gardu, Desa Tapos RT 02/01, Kecamatan Tigaraksa. Pesantren ini dirancang khusus untuk mencetak generasi pendakwah yang mandiri secara ekonomi. Rencana besar ini mengusung visi menciptakan da’i yang matang secara spiritual sekaligus mampu menggerakkan ekonomi lokal. Pihak pengelola akan mengintegrasikan pesantren dengan konsep Desa Wisata Religi dan Agro Wisata. Lahan yang akan dibangun saat ini seluas 1 hektar dan kini dalam proses pengembangan hingga mencapai total luas seluruh tanah 1,7 hektar.
Pesantren ini menargetkan untuk membuka jenjang pendidikan tingkat SMP ke atas, dengan memprioritaskan fasilitas pendidikan gratis bagi anak-anak yatim piatu yang memiliki potensi dan prestasi akademik.
Pihak pengelola menjadwalkan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) pada tanggal 13 September 2026. Proyek mulia ini juga telah mengantongi dukungan resmi dari kepala desa setempat, camat, hingga bupati.
Pelawak Senior Ajiz Gagap kepada Awak Media menyampaikan,” bahwa kedatangan mereka ke Kantor Polsek Tigaraksa adalah bentuk sowan, silaturahmi dan sekaligus permohonan restu agar pembangunan berjalan kondusif.
“Kedatangan kita ke Polsek Tigaraksa dalam rangka salam silaturahmi, sekaligus meminta support untuk pembangunan pesantren,” ujar komedian senior Ajiz Gagap.
Kapolsek Tigaraksa, AKP I Made Artana, S.H., M.H., menyambut hangat rencana pembangunan tersebut. Pihaknya menyatakan siap mengawal dan mendukung penuh kehadiran ponpes karena membawa dampak positif bagi generasi muda, pengembangan ekonomi lokal dan keamanan wilayah.
“Kita sangat mendukung kegiatan ini karena merupakan kegiatan keagamaan, mendorong ekonomi desa dan juga menambah sarana pendidikan di wilayah Tigaraksa, terutama untuk generasi penerus yang akan membidangi ilmu agama Islam,” kata AKP I Made Artana.
Beliau juga mengapresiasi kurikulum yang memadukan dakwah dengan kemandirian finansial.
“Konsep dari pendidikan entrepreneur ini menyajikan program ekonomi kreatif yang disisipi keahlian pertanian, peternakan dan desa wisata religi. Harapannya, anak-anak yang melanjutkan jenjang pendidikan di sini bisa menekuni bidang keagamaan sekaligus kemandiarian dalam ekonomi,” pungkas Kapolsek Tigaraksa.
Agus kuncir / Mala
