Pasar Kemis, Tangerang || Globalposnews.com – Proyek pembangunan jalan di Perumahan Taman Walet Blok SG 6 Rt.02 Rw.011 Kelurahan Sindangsari Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, memicu kemarahan dan protes warga sekitar. Dugaan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan proyek tersebut menjadi pemicu utama meluapnya emosi masyarakat, Jalan yang seharusnya menjadi akses yang lebih baik bagi penghuni perumahan, justru menjadi simbol kekecewaan dan keresahan akibat dugaan penyimpangan yang terjadi.

Keluhan warga bermula dari kualitas pembangunan jalan yang dinilai jauh dari standar. Material yang digunakan dipertanyakan kualitasnya, Pekerjaan pun terkesan terburu-buru dan asal jadi, Senin 16/12/2024 pukul 20.56 WIB.

ST salah satu warga Perumahan saat dilokasi kepada Wartawan Gkobalposnews.com menyampaikan” ini jelas kualitasnya buruk, uang rakyat dari hasil pajak digunakan tidak sesuai peruntukannya,” ujar Bapak ST yang terlihat tampak kesal menyuarakan protes.

Dugaan KKN semakin menguat dengan minimnya transparansi dalam proses pelaksanaan proyek. Warga mengaku tidak pernah dilibatkan dalam proses perencanaan maupun pengawasan proyek. Informasi mengenai anggaran, jenis material yang digunakan, dan kontraktor pelaksana pun sulit diakses karena tidak adanya terpasang papan informasi (plang proyek)
padahal sudah diatur Undang-undang No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP)

Kami sebagai warga yang merasakan langsung dampaknya, tidak pernah dilibatkan sedikit pun. Ini sangat mencurigakan, apalagi adanya kecurangan yang saya lihat langsung dilapangan teman-teman awak Media mengambil data pengukuran yang faktanya ketebalan beton cuma 7cm-8cm, kami sebagai warga tidak puas dan tidak terima dengan pelaksanaan proyek jalan ini” ucap ST menambahkan.

TN warga lainnya yang turut merasa kecewa saat di lokasi proyek turut menyampaikan
Kekecewaan dan meminta pihak terkait untuk segera merespon keluhan masyarakat.” Ucap TN.

Atas dugaan KKN dan kualitas pembangunan jalan yang buruk, warga Perumahan Taman Walet meminta kepada Redaksi globalposnews.com untuk melayangkan surat pengaduan resmi kepada berbagai instansi terkait, termasuk Inspektorat Kabupaten Tangerang, Dinas Bina Marga (PU) Kejaksaan Negeri Tangerang, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Warga berharap agar pihak berwenang segera menindaklanjuti dan melakukan investigasi menyeluruh atas proyek pembangunan jalan di Perumahan Taman Walet. Mereka menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana proyek serta perbaikan jalan yang sesuai dengan standar kualitas.

Pewarta: Agus susanto (kuncir)

About The Author